Cara Daftar Layanan BPJS Kesehatan Secara Online

Kesehatan & Kecantikan

12 Feb 2019, pukul 06:15

Subscribe
60x dilihat · 1x dibagikan · 0 komentar

Cara Daftar Layanan BPJS Kesehatan Secara Online

dikertas.com - Asuransi merupakan suatu layanan pertanggungan resiko yang disepakati oleh kedua belah pihak yaitu Perusahaan asuransi sebagai pihak yang akan menanggung resiko dan pengguna layanan asuransi sebagai pihak yang akan di tanggung resikonya dimana pihak pengguna haruskan membayar iuran atau premi asuransi kepada Perusahaan Asuransi sebagai bagian dari kesepakatan penjaminan.

Dunia ini penuh dengan ketidak pastian, anda tidak akan dapat memprediksi kapan dan dimana anda akan mengalami suatu musibah di masa depan / mendatang. Oleh karena itu, keberadaan asuransi sangatlah penting sebagai jaminan pengganti atas resiko kerugian materil atau imateril yang mungkin akan anda alami di masa depan.

Bagi sebagian masyarakat, asuransi mereka golongkan sebagai layanan kelas atas yang tidak terjangkau dan cendrung merugikan mereka. Mungkin hal tersebut benar karena anda harus membayar iuran kepada pihak Perusahaan Asuransi yang nominalnya tergolong mahal bagi kalangan masyarakat menengah kebawah. Dan juga jika dalam kurun waktu tertentu tidak terjadi sesuatu pada object yang anda asuransi kan, maka uang iuran yang anda setorkan secara otomatis akan menjadi milik perusahaan asuransi karena sesuai kesepakatan awalnya yaitu asuransi hanya bisa di cairkan atau di claim jika terjadi sesuatu yang beresiko tinggi pada object yang di asuransikan.

Untuk menepis anggapan tersebut, pemerintah mengeluarkan suatu program Asunransi yang bernama BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) kesehatan yang mana program ini dapat dinikmati hampir seluruh lapisan masyarakat karena biaya premi yang harus mereka setorkan termasuk kedalam kategori murah atau terjangkau.

Di sistem BPJS fasilitas kesehatan ini dikategorikan menjadi beberapa kategori (faskes tingkat 1, 2 dan 3), pengkategorian ini dikarenakan sistem BPJS menggunakan sistem pelayanan berjenjang, artinya ketika peserta BPJS ingin berobat guna mendapatkan layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS maka fasilitas kesehatan yang harus pertama kali dikunjungi adalah fasilitas kesehatan tingkat 1, jika di faskes tingkat 1, tidak memungkinkan untuk dilayani maka dokter faskes tingkat 1 akan merujuk ke faskes tingkat 2, dan jika di faskes tingkat 2 masih tidak memungkinkan untuk dilayani karena sarana dan prasarana kurang memadai maka dokter faskes tingkat 2 akan merujuk ke fasilitas kesehatan tingkat 3.

Mengapa begitu? Apa alasannya?, tugas BPJSK mengacu pada pasal 24 ayat (3) UU SJSN 40/2004 untuk mengembangkan sistem yang efektif dan efisien. Apa yang memang bisa dilayani di RS tipe bawah, tidak boleh dirujuk ke tipe di atasnya. Dasarnya adalah kemampuan layanan di tiap-tiap tipe RS yang tersedia. Karena itu BPJSK melakukan kredensialing salah satunya memetakan apa saja kemampuan layanan pada tiap-tiap Faskes.

Umumnya fasilitas kesehatan tingkat lanjut adalah fasilitas kesehatan yang memiliki sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk menangani segala macam bentuk gangguan kesehatan pasien. Perbedaan jelas dari tiap-tip fasilitas kesehatan terletak pada sarana dan prasarana serta kualitas layanan medis yang akan diterima seperti dokter spesialis, diantaranya sebagai berikut :

1. Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKT 1)
Fasilitas kesehatan tingkat 1 terdiri dari puskesmas, klinik, praktek dokter, praktek dokter gigi dan rumah sakit tipe D.

2. Fasilitas Kesehatan tingkat dua (FKT 2)
Tingkat 2 menurut Sistem Rujukan Berjenjang diisi oleh dua tipe 2 rumah sakit yaitu C, B. Di lapangan, BPJSK akan mengarahkan bahwa jika dari PPK 1 pasien tidak bisa ditangani maka akan dirujuk secara berjenjang ke tipe D atau C lebih dulu, baru ke tipe B. Bila diperlukan baru ke tipe A.

3. Fasilitas Kesehatan tingkat tiga  (FKT 3)
Fasilitas keseahtan tingkat 3 diisi oleh rumah sakit tipe A, rumah sakit ini adalah rumah sakit yang paling lengkap dengan sarana dan prasarana ini adalah rujukan terakhir pasien BPJS jika pasien tdak bsa ditangai di PPK1 dan juga PPK2.

Perbedaan jelas dari tiap tiap tipe fasilitas yaitu dari segi saranan dan prasarana nya serta biaya rawat inap yang harus di tanggung BPJS walaupun dari segi pelayanan akan sama saja. Bagi anda yang belum menjadi anggota BPJS, anda tentu masih bisa mendaftar menjadi anggota dan juga saat ini BPJS sudah dapat melayani pendaftaran anggota secara Online yang berarti anda tidak harus datang langsung ke kantor BPJS tersebut. Bagi anda yang belum mengetahui cara mendaftar Annggota BPJS secara online, bacalah tutorial cara mendaftart BPJS secara online berikut ini.

Kelengkapan Dokumen

Adapun dokumen yang perlu disiapkan adalah Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP) jika ada, fotokopi buku tabungan, buku nikah jika ada, serta pas foto berukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.

Jika belum memiliki KTP atau SIM karena belum cukup umur, maka syarat administrasinya bisa menggunakan paspor.

Jadi, meskipun belum berusia 17 tahun pun seorang anak bahkan bayi bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan secara online melalui orangtuanya.

Buka Situs Resmi BPJS

Bukalah situs resmi BPJS Kesehatan yaitu https://www.bpjs-kesehatan.go.id lalu carilah menu pendaftran online. Setelah itu, calon peserta BPJS Kesehatan diharuskan untuk mengisi formulir pendaftaran. Anda diharuskan untuk menceklis syarat dan ketentuan dari BPJS yang menandakan bahwa anda menyetujuinya. Lalu setelah itu klik tombol pendaftaran.

Formulir pendaftaran harus diisi sesuai data yang ada di lapangan dan isilah seluruh data dengan sejelas jelasnya. Jika sudah terisi lengkap maka dilakukanlah persetujuan untuk pembayaran sesuai dengan kelasnya. Ada pilihan iuran per bulan yaitu Rp25.000, Rp42.000, dan Rp59.000. Iuran ini merupakan jumlah yang tetap sehingga sebelum memutuskan harus disesuaikan juga dengan anggarannya.

Jika masih bingung dengan alurnya, maka Anda bisa datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk bisa dibantu oleh petugas dalam mendaftarkan diri atau keluarga secara online.

Membuat Virtual Account

Yang dimaksud dengan virtual account atau akun virtual adalah suatu akun yang bisa diakses secara online untuk pembayaran. Dapat pula disebut sebagai dompet virtual karena digunakan untuk penyimpanan uang juga. Fungsi dari virtual account adalah untuk klaim pertanggungan sesuai dengan peristiwa yang dialami baik sakit atau kecelakaan.

Pembayaran bisa dilakukan secara online melalui m-banking. Atau bisa juga dilakukan transaksi melalui bank yang bersangkutan. Setelah pembayaran dilakukan, akan ada bukti struk transaksi yang harus diberikan ke kantor BPJS Kesehatan. Setelah memberikan bukti pembayaran tersebut maka selanjutnya adalah menunggu hasil cetak kartu BPJS Kesehatan.

Verifikasi Data

Jika sudah memilih jumlah pembayaran, maka langkah selanjutnya adalah menyimpan data tersebut. Klik save, setelah itu buka email yang alamatnya telah ikut didaftarkan tadi.

Pastikan email yang dimasukkan masih aktif sehingga bisa dicek konfirmasi. Jika sudah mengecek berapa nomor registrasi BPJS Kesehatan yang dimiliki, maka cetak  lembar akun virtual yang dikirim ke email tersebut.

Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan


Bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan akan memberikan bukti pembayaran apabila seseorang sudah melaksanakan pembayaran iurannya. Setelah itu, email perlu dibuka kembali untuk mengecek ketersediaan ID elektronik (e-ID) BPJS. E-ID ini bisa membantu memperoleh kartu peserta BPJS Kesehatan melalui kantornya.

Kunjungi kantor BPJS Kesehatan, lalu e-ID yang sudah diprint bisa diberikan bersama kelengkapan data administrasi lainnya. Selain itu, bukti pembayaran dan virtual account perlu dicantumkan pula. Semua berkas harus benar-benar lengkap supaya di kantor BPJS Kesehatan nanti sudah fix.

Aplikasi BPJS Kesehatan


Tidak hanya bisa diakses secara online, saat ini BPJS Kesehatan juga memiliki aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store. Aplikasi ini bernama Mobile JKN. Di dalam aplikasi ini banyak informasi serta bantuan terhadap penyelenggaraan berbagai program BPJS Kesehatan secara menyeluruh.

Jadi, jika ada proses yang perlu diselesaikan bisa melalui aplikasi Mobile JKN. Selain aplikasinya sangat ringan, para peserta BPJS Kesehatan juga tidak perlu ribet ke kantor jika untuk bertanya atau ketika mengalami masalah terkait pembayaran, klaim, pelayanan dan sebagainya. Selain itu, lokasi faskes terdekat, tagihan, peserta, informasi dan VA juga dicantumkan.

BAGIKAN

REAKSI PEMBACA


0 like

0 Love

0 Yeay

0 Wow

0 Sad

0 Angry

PANDUAN SERUPA

Cara Daftar Layanan BPJS Kesehatan Secara Online ...

dikertas.com - Asuransi merupakan suatu layanan pertanggungan resiko yang disepakati oleh kedua belah pihak yaitu ...

Cara Menghilangkan Jerawat Dalam Kurun Waktu 3 ...

Seperti yang kita tahu masalah jerawat biasanya dialami pada masa masa pubertas dan disini saya ...

Cara Menjaga Kandungan Ketika Umur Janin 7 ...

Mengandung janin 7 bulan adalah masa akhir kandungan Anda, sehingga Anda benar-benar harus mempersiapkan segalanya ...

Tentang Kami · Hubungi Kami · Syarat & Ketentuan

F.A.Q · Panduan Menulis