Cara Import Atau Restore File Database SQL Yang Sizenya Sangat Besar

Komputer & Teknologi

07 Feb 2019, pukul 16:40

Subscribe
243x dilihat · 0x dibagikan · 0 komentar

Cara Import Atau Restore File Database SQL Yang Sizenya Sangat Besar

dikertas.com - Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga data tersebut dapat diolah dan diperoleh informasi didalamnya. Database sangatlah penting keberadaannya, karena segala jenis informasi akan di data dan disimpan didalamnya secara terstruktur. Salah satu platform yang menggunakan database adalah platform website.

Hampir rata-rata platform website di seluruh dunia menggunakan Program Database MySql seperti cms Wordpress, Joomla, dan Drupal. Seiring dengan berjalannya waktu, tentunya database website yang anda kelola akan semakin membesar ukurannya dan hal ini akan menjadi masalah jika anda akan melakukan upgrade atau migrasi server lama ke sever baru.

Dalam banyak percobaan, hampir rata-rata yang mencoba mengimport file SQL berukuran besar mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan karena alokasi memory server anda yang tidak bisa menampung proses yang besar dan banyak dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, kita akan menggunakan script php Big Dump untuk mengimport file SQL anda yang berukuran besar.

Cara kerja script bigdump ini adalah dengan mengimport satu persatu SQL command line yang berada di dalam file.sql sehingga akan meringankan kerja memory. Pada tutorial ini, kita akan mencoba mempraktikan cara untuk mengimport file SQL berukuran besar menggunakan PHP Big Dump. Tutorial ini kami demonstrasikan di dalam localhost ( Software XAMPP ) dan anda juga dapat mencobanya pada hosting dengan cara yang sama sekali tidak berbeda. Simaklah langkah langkah berikut untuk import SQL File yang berukuran besar menggunakan PHP Big Dump.

 

Buat File Big_Dump.php

Pada root directory website anda, buatlah file bernama Big_dump.php dan juga letakan file SQL yang berukuran besar yang ingin anda import pada lokasi yang sama dengan big_dump.php. Setelah itu, editlah file big_dump.php menggunakan notepad++ atau text editor lainnya dan isikan dengan source code berikut ini.

Sumber : https://www.ozerov.de/bigdump/

lalu sesuaikanlah Mysql User Database anda pada baris berikut ini yang berada pada line 29 - 32.

Jika sudah, save dan aktifkan apache dan mysql xamp anda.

Mengakses Script Big Dump dan Mulai Mengimport

Setelah xamp anda aktif, bukalah browser dan masukan url big_dump.php anda. sebagai contoh karena pada tutorial kali ini file big_dump.php berada di xamp/htdocs/import_db/big_dump.php , jadi pada url browser masukkanlah url http://localhost/import_db/big_dump.php lalu akan muncul tampilan seperti di gambar dan file sql anda akan terlihat.

Pilihlah file sql yang ingin anda import kakli klik start import dan tunggulah hingga proses selesai. Jika sudah selesai anda dapat langsung mengeceknya pada phpmyadmin website anda.

Lama nya proses import tergantung dari besar file SQL anda namun progres uploadnya akan terlihat dan dapat anda pantau prosesnya secara realtime.

BAGIKAN

REAKSI PEMBACA


1 like

0 Love

0 Yeay

0 Wow

0 Sad

0 Angry

PANDUAN SERUPA

Cara Update Windows 7 Menjadi WIndows 10 ...

dikertas.com - Windows adalah salah satu sistem operasi yang memiliki pengguna terbesar di dunia serta ...

Cara Mengatasi Tidak Bisa Download/Download Limit Pada ...

Google Drive adalah sebuah layanan file hosting, data cloud storage atau mendia penyimpanan online rintisan ...

Cara Melihat Tipe CPU Di Laptop/PC Dan ...

dikertas.com - Processor atau dikenal juga sebagai CPU ( Cental Proccessing Unit ) adalah suatu ...

Tentang Kami · Hubungi Kami · Syarat & Ketentuan

F.A.Q · Panduan Menulis