Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Statistika Menggunakan Software [ R ]

Pendidikan & Komunikasi

04 Feb 2019, pukul 12:44

Subscribe
880x dilihat · 1x dibagikan · 0 komentar

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Statistika Menggunakan Software [ R ]

dikertas.com - Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menghitung, menganalisa dan memprediksi suatu kejadian berdasarkan data yang diperoleh untuk diteliti hingga didapatkan kesimpulan dari penelitian tersebut dengan berdasarkan perhitungan angka yang ke akuratannya mendekati sempurna.

Data statistika dapat dijadikan sebagai acuan untuk untuk menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan untuk masa mendatang karena pada hakikatnya tidak ada kepastian yang akurat dalam kehidupan manusia. Jadi karena tidak adanya kepastian tersebut, dibutuhkan lah sebuah data yang bisa di jadikan sebagai bahan untuk memprediksi dan mengambil keputusan untuk saat ini ataupun masa mendatang.

Pengolahan data statistika dapat dilakuakn secara manual ataupun dengan menggunakan komputer. Namun bila data yang anda olah memiliki jumlah yang besar, disarankan anda menggunakan software kusus untuk melakukan perhitungan tersebut. Pada tutorial ini, kita akan membahas bagaimana cara menggunakan software / program R untuk membuat tabel distribusi frekuensi.

Promram R adalah sebuah program statistika opensource / Free yang dirancang untuk melakukan perhitungan data statistika. Interface dari software inipun mungkin agak sedikit berbeda dari kebanyakan software lainnya. Anda diwajibkan mengerti dasar pemrograman seperti visual basic / pascal dan mungkin software ini kurang direkomendasikan untuk anda yang kurang mengerti dasarr pemrograman.

Saat anda membuka program ini, anda akan disajikan sebuah jendela comand line interface tempat anda melakukan aktivitas perhitungan data nantinya. Bila anda belum mempunya software R, silahkan anda mengunduhnya di website resminya dan berikut cara untuk melakukan perhitungan data di software / program R untuk menghitung dan mebuat tabel distribusi frekuensi.

Memasukan List Data

Pada Command Interface anda diharuskan untuk menginput data data yang telah anda kumpulkan dengan mengetikan perintah

a = c(10,20,30,40,50) [tekan enter]

keterangan :

[ a ] adalah nama variabel untuk menyimpan list data anda

[ c ] adalah sebuah fungsi untuk menyimpan data berupa array

Sedangkan angka 10,20,30,40,50 adalah data-data yang anda miliki. Jika sudah anda masukkan, tekan enter dan ketikan a untuk melihat hasil dari list yang telah anda masukkan. Lalu setelah itu lakukanlah sorting dari angka terkecil ke angka terbesar dengan perintah

sort(a) [tekan enter]

setelah itu sistem akan mencetak urutan data yang anda input secara terurut dari angka terkecil ke angka terbesar. lalu setelah itu ketikan perintah berikut ini

max(a) [tekan enter]
min(a) [tekan enter]

printah ini berfungsi untuk mendapatkan angka terkecil dan angka terbesar yang nantinya dapat anda gunakan untuk menghitung class, range dan interval.

Menghitung Class, Range dan Interval

Dalam membuat tabel distribusi frekuensi, pastinya kita membutuhkan beberapa data pendukung untuk dijadikan acuan dalam menentukan frekuensi nantinya. Pertama tama, kita hitung dulu ada jumlah kelas yang dapat terbentuk dalam tabel distribusi frekuensi dengan memasukan perintah

jumlah_kelas = 1 + (3.322 * log10(length(a))) [tekan enter]
round(jumlah_kelas) [tekan enter]

seperti pada penjelasan nomor 1, jumlah_kelas adalah nama variabel untuk menampung banyaknya kelas dan fungsi round berfungsi untuk membulatkan pecahan desimal ke bilangan bulat. sebagai contoh yang tadinya hasil perhitungannya 5.98 maka setelah dilakukan fungsi round, maka data akan berubah menjadi 6.

Selah itu masukan perintah berikut untuk menghitung range ( BatasanNilai yang dapat dibentuk) dengan mengetikan

jumlah_range = max(a) - min(a) [tekan enter]
round(jumlah_range) [tekan enter]

karena rumus menghitung range adalah nilai terbesar dikurangi nilai terkecil, jadi kita menggunakan fungsi min untuk mendapatkan nilai terkecil dan max untuk nilai terbesar .

setelah itu kita lakukan perhitungan interval. Interval adalah radius data yang digunakan untuk mengelompokan data berdasarkan kelas kelas yang terbentuk. masukkanlah perintah berikut ini

interval = jumlah_range / jumlah_kelas [enter]
round(interval) [enter]

disini kita menalukan pembagian dari variabel jumlah_range dengan jumlah_kelas yang sudah memiliki nilai dari hasil perhitungan sebelumnya.

Membuat Fungsi Untuk Menentukan Frekuensi Data

Untuk menentukan banyakan frekuensi dari data-data tersebut, anda membutuhkan sebuh block algoritma kusus untu kemnghitung data tersebut dengan mengetikan perintah

hitung_frekuensi = function(x,y,z){ [Tekan Enter]
b = 0 [Tekan Enter]
for(i in 1 : length(a)){ [Tekan Enter]
if(x[i] >= y && x[i] <= z){ [Tekan Enter]
b = b + 1 [Tekan Enter]
} [Tekan Enter]
} [Tekan Enter]
print(b) [Tekan Enter]
} [Tekan Enter]

Jika sudah, maka anda sudah dapat menghitung banyaknya frekuensi pada data yang anda miliki dengan menggunakan fungsi yang telah dibuat pada step ini.

Melakukan Perhitungan Data Frekuensi

Setelah fungsi perhitungannya dibuat, lakukanlah perhitungan frekuensi menggunakan fungsi tersebut dengan mengetikan perintah

hitung_frekuensi(a,10,22) [tekan ente]

hitung_frekuensi(a,23,34) [tekan ente]

hitung_frekuensi(a,35,50) [tekan ente]

a adalah variabel yang menampung list data nda seperti pada step nomor 1 dan angka 10,22,23,34,35,50 adalah data yang sudah di hitung berdasarkan interval. Sebagai contoh:

anka terkecil dari data pada tutorial ini adalah 10 dan terbesar adalah 50, jadi perhitungan kita mulai dari angka 10. Pada tutorial ini, kita peroleh interval yaitu 12, jadi :

10 + 12 = 22

23 + 12 = 35

36 + 12 = 48 (karena angka terbesar adalah 50 dan kelas berjumlah 3 , jadi kita bulatkan saja dari 48 jadi 50)

pada interval terakir, angkanya langsu kita bulatkan menjadi 50 Karena pada tutorial ini perhitungan kelasnya maksimal adalah 3. Ini dilakukan sesuai dengan kodisi angka yang anda masukkan, sebisa mungkin untuk tidak dibulatkan kalau data yang anda miliki akurat.

Menginput Data Perhitungan Kedalam Tabel Frekuensi

Masukan Perintah

tabel = edit(data.frame()) [tekan enter]

lalu akan muncul poup window yang berisi table seperti pada gambar di atas. masukkanlah data data hasil perhitungan tersebut ke dalam tabel tersebut. pada tabel, var1 diganti menjadi interval dan checklis character, dan var2 diganti menjadi frekuensi dan checklis numeric. lalu masukkan lah data data yang telah anda hitung kedalam tabel seperti pada gambar pada step ini. dan jika sudah terisi semua, tekan tombol x pada window tabel tersbut.

Mencetak Tabel Distribusi Frekuensi

Jika sudah semua, masukanlah perintah berikut untuk mencetak tabel yang telah anda buat pada step sebelumnya dengan mengetikan perintah

tabel [tekan enter]

maka tabel yang telah anda buat alkan tercetak seperti pada gambar pada step ini.

* Peringatan

  1. perhatikan besar kecil penulisan saat memasukan perintah, karena hal tersebut sangat berpengaruh pada jalannya program
  2. anda bisa menyesuaikan cara di atas dengan datan yang anda miliki.

BAGIKAN

REAKSI PEMBACA


1 like

1 Love

0 Yeay

0 Wow

0 Sad

0 Angry

PANDUAN SERUPA

Cara Belajar Membaca Dengan Cepat

Membaca adalah kegiatan yang melelahkan terutama untuk mata, oleh karenanya melatih diri membaca dengan cepat ...

Cara Daftar Akun Email Yahoo Mail

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas cara mendaftar akun Google Mail (Gmail), untuk kesempatan kali ...

Ulasan Mengenai Contoh Kalimat Berita Beserta Contohnya ...

Jika kita berbicara tentang pelajaran bahasa Indonesia pastinya mengenal berbagai macam kalimat. Salah satunya kalimat ...

Tentang Kami · Hubungi Kami · Syarat & Ketentuan

F.A.Q · Panduan Menulis